JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Dugaan kasus keracunan yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah beredar unggahan di media sosial Facebook yang menyebut sejumlah siswa di Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, dilarikan ke Puskesmas Bokat usai mengonsumsi makanan program MBG, Selasa (29/7/2026).
Informasi yang beredar tersebut langsung memicu perhatian masyarakat. Namun, hingga saat ini penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dari tim terkait.
Saat dikonfirmasi, Koordinator MBG Kabupaten Buol, Tuho Nisman Laiya, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah gangguan kesehatan yang dialami para siswa benar-benar disebabkan oleh makanan Program MBG.
"Untuk sementara kita belum mengetahui apakah itu karena MBG atau tidak. Dengan jumlah seperti ini dan belum ada hasil olah TKP, belum bisa disimpulkan ini karena MBG," ujar Tuho Nisman Laiya.
Berdasarkan data sementara, terdapat 15 siswa yang mengalami keluhan kesehatan, terdiri dari:
SD Negeri 01 Bokat: 11 siswa
SD Negeri 02 Bokat: 4 siswa
Para siswa dilaporkan mengalami keluhan berupa sakit perut dan pusing, sehingga mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bokat.
Meski demikian, kondisi para siswa tidak mengarah pada keadaan yang berat. Tidak ada satu pun yang harus dirujuk ke rumah sakit. Seluruh siswa telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Bokat dan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing pada hari yang sama.
Menurut keterangan Koordinator MBG Kabupaten Buol, kejadian mulai dilaporkan sekitar pukul 09.45 WITA, sedangkan sekitar pukul 12.15 WITA seluruh siswa telah dipulangkan setelah menjalani observasi dan penanganan medis.
Saat ini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lapangan (olah TKP) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buol bersama Polres Buol. Hasil investigasi tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis atau dipengaruhi faktor lain.
Pihak penyelenggara MBG mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan menunggu hasil resmi dari tim investigasi agar informasi yang beredar tetap akurat serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, seluruh siswa yang sempat mendapatkan perawatan dilaporkan telah kembali ke rumah dalam kondisi yang membaik, sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Editor : Syam Manto
