JURNALNUSANTARA.ID, Buol – Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Buol, Tuho Nisman Laia, saat di wawancarai Media Jurnal Nusantara di lokasi perawatan korban di puskesmas Bunobogu, menyatakan menghentikan sementara pelaksanaan kegiatan MBG di Kecamatan Bunobogu menyusul dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa Di Kecamatan Bunobogu, Rabu (28/1/2026).
Penghentian sementara ini dilakukan sebagai langkah antisipasi sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan terkait penyebab pasti keracunan.
“Untuk tindak lanjut dari SPPG sendiri, sementara kami hentikan kegiatan MBG sambil menunggu hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan,” ujar Tuho Nisman Laia.
Dugaan Sumber Keracunan dari Daging Ayam
Tuho juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menduga sumber keracunan berasal dari bahan pangan yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya daging ayam yang digunakan dalam menu MBG.
“Penyebab keracunan masih kami duga berasal dari daging ayam yang didistribusikan oleh SPPG, namun saat ini kami masih menunggu pemeriksaan dari Dinas Kesehatan untuk mengetahui apa penyebab pastinya,” jelasnya.
Saat ini, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah diambil oleh tim Dinas Kesehatan bersama kepolisian dan dikirim ke laboratorium di Kota Palu untuk dilakukan uji bakteriologis dan pemeriksaan kontaminasi pangan.
Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut akan menjadi dasar penentuan sumber keracunan sekaligus bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Buol.
Penghentian sementara kegiatan MBG di Bunobogu dilakukan untuk mencegah risiko keracunan lanjutan serta memastikan keamanan pangan bagi para siswa.
Pihak penyelenggara program MBG bersama pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi, penyimpanan, hingga pengolahan bahan makanan sebelum program kembali dilanjutkan.
Penulis : Syam Manto
