JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam
meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia terus diperkuat.
Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., secara
resmi meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan
Karamat yang dikelola Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera, Sabtu
(14/2/2026), bertempat di Desa Busak I, Kecamatan Karamat.
Peresmian dapur mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut ditandai dengan prosesi pengguntingan pita serta penyerahan simbolis makanan bergizi kepada perwakilan siswa penerima manfaat. Selain itu, Wakil Bupati bersama rombongan juga melakukan pengecekan langsung seluruh fasilitas dapur guna memastikan kesiapan operasional dan standar kelayakan pelayanan.
Acara launching ini turut dihadiri oleh Ibu Wakil Bupati
Buol, Penjabat Sekretaris Daerah Buol, Kepala Dinas PMD Buol, pengurus
wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buol, Kepala BPMPEMDES,
Sekda Buol, Utsus PSDKU Untad Buol, Kepala Bidang Ketenagaan Dikbud
Buol, Plt. Direktur PDAM Motanang, unsur kepolisian, anggota DPRD Buol,
Camat Karamat, pemerintah desa, para kepala sekolah, serta perwakilan
siswa penerima manfaat di Kecamatan Karamat.
Dapur Mitra Kedua di Buol, Perluas Jangkauan Pelayanan
Dapur
SPPG Kecamatan Karamat merupakan dapur mitra kedua yang dikelola
Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera di Kabupaten Buol. Kehadiran
fasilitas ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan program
MBG, khususnya bagi siswa dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan
Karamat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol menyampaikan rasa
syukur atas hadirnya dapur tersebut dan menegaskan pentingnya pemenuhan
gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
“Kami
bersyukur dapur SPPG ini akhirnya dapat diresmikan dan mulai
beroperasi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana seluruh prosesnya,
mulai dari pengolahan hingga penyajian makanan kepada para penerima
manfaat, benar-benar dilakukan dengan standar yang baik, higienis, dan
profesional. Jangan sampai ada kelalaian. Ini adalah amanah besar yang
harus dijaga bersama,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada
Ketua Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera yang dinilai sebagai sosok muda
inspiratif karena mampu menghadirkan dua dapur MBG di Kabupaten Buol.
“Ini
adalah bukti bahwa generasi muda Buol mampu berkontribusi nyata.
Kehadiran dapur ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima
manfaat, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dorong Multiplier Effect dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Sementara itu, Ketua Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera, Moh. Iksan, ST, menyampaikan bahwa dapur SPPG ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berperan dalam mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap dapur SPPG di Karamat ini memberikan dampak luas bagi penerima manfaat. Program nasional ini diharapkan memiliki multiplier effect, sehingga kami berkomitmen memberdayakan potensi lokal, baik melalui tenaga kerja, bahan baku, maupun operasional dapur. Selain itu, dapur ini juga didukung koki bersertifikat BNSP untuk menjamin kualitas makanan,” jelasnya.
Koordinator
Wilayah MBG Kabupaten Buol, Tuho Nisman Laiya, menambahkan bahwa dapur
SPPG ini akan melayani berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari
siswa TK, SD, SMP, SMA, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.
“Kami
berharap dapur ini mampu menghasilkan makanan yang higienis, bergizi,
dan memenuhi standar kesehatan, sehingga benar-benar memberikan manfaat
optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Distribusi Perdana Dimulai 23 Februari 2026
Kepala SPPG Kecamatan Karamat, Shilvana, mengungkapkan bahwa distribusi makanan bergizi gratis akan mulai dilaksanakan secara bertahap pada 23 Februari 2026 di sejumlah sekolah di Kecamatan Karamat.
Pelaksanaan ini diharapkan berjalan lancar dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan generasi muda.
Wujud Komitmen Bersama Bangun Generasi Sehat dan Berkualitas
Dengan diresmikannya dapur SPPG Kecamatan Karamat, Pemerintah Kabupaten Buol bersama Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera menegaskan komitmen kuat dalam mengawal keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis.
Kehadiran dapur ini tidak hanya menjadi sarana pemenuhan gizi bagi siswa dan kelompok rentan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju terwujudnya generasi Buol yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
Penulis : Syam Manto




