Hasil Olah TKP, Satu Tusukan di Dada Kiri Diduga Jadi Penyebab Tewasnya Ridwan Kotae di Lokodoka



JURNALNUSANTARA.ID, Buol – Peristiwa perkelahian berdarah yang terjadi di Desa Lokodoka, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, pada Sabtu (31/01/2026), menewaskan satu orang korban bernama Ridwan Kotae, warga Desa Leok 2. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka tusukan.

Kapolsek Bunobogu, Arizal, SH, saat diwawancarai Media Jurnal Nusantara menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Bunobogu bersama Polres Buol, ditemukan satu luka tusukan di bagian dada sebelah kiri korban yang diduga menjadi penyebab korban meregang nyawa.

“Kami datang ke lokasi untuk mengamankan TKP, barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan. Dari hasil olah TKP Polres Buol, terdapat satu kali tusukan di dada sebelah kiri yang diduga menjadi penyebab kematian korban,” ungkap Kapolsek.


Sementara itu, Kepala Desa Lokodoka, Karim Lahamade, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku menerima laporan sekitar pukul 13.00 WITA. Saat tiba di lokasi kejadian, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban datang ke Lokodoka untuk menghadiri hajatan keluarga. Saat kami mendapat laporan dan tiba di lokasi, korban sudah meninggal dunia,” jelas Karim.


Diketahui, sebelum kejadian, korban datang ke Desa Lokodoka untuk menghadiri sebuah acara hajatan yang rencananya digelar pada malam hari. Namun, insiden perkelahian yang terjadi pada siang hari berujung tragis.
Terduga pelaku dalam peristiwa ini adalah SM alias Man, warga Desa Lokodoka. Hingga saat ini, motif perkelahian yang berujung pada penikaman tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu yang berkembang, serta 

mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat keamanan dan pemerintah desa setempat guna mencegah terulangnya konflik antarwarga yang berujung fatal.

Penulis : Syam Manto 

Lebih baru Lebih lama