JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Semangat generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah kembali ditunjukkan oleh Moh. Iksan, ST. Melalui Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera, ia berhasil menghadirkan dapur mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kedua di Kabupaten Buol, yang resmi diluncurkan di Desa Busak I, Kecamatan Karamat, Sabtu (14/2/2026).
Kehadiran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut menjadi bukti nyata kontribusi anak muda daerah dalam mendukung program nasional sekaligus menjawab kebutuhan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi para siswa dan kelompok rentan.
Ketua Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera, Moh. Iksan, ST., menyampaikan bahwa pendirian dapur SPPG ini merupakan bagian dari komitmennya untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Buol.
“Kami ingin memastikan program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi para siswa sebagai penerima manfaat, tetapi juga bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.
Menurutnya, dapur SPPG Karamat dirancang tidak hanya sebagai pusat penyedia makanan bergizi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat, dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta memanfaatkan potensi bahan pangan dari wilayah sekitar.
Ia juga menegaskan bahwa kualitas makanan menjadi prioritas utama. Untuk itu, dapur SPPG Karamat telah didukung oleh tenaga koki bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas dan standar operasional dapur, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi, agar makanan yang diberikan benar-benar sehat, higienis, dan layak dikonsumsi,” tambahnya.
Keberhasilan Moh. Iksan menghadirkan dapur MBG kedua di Kabupaten Buol juga mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H. Ia menilai langkah tersebut sebagai kontribusi luar biasa dari generasi muda dalam mendukung program strategis pemerintah.
Wakil Bupati bahkan menyebut Moh. Iksan sebagai sosok anak muda hebat yang mampu mengambil peran penting dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dapur SPPG Kecamatan Karamat dijadwalkan mulai mendistribusikan makanan bergizi gratis pada 23 Februari 2026 secara bertahap di sejumlah sekolah. Program ini akan melayani berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari siswa TK, SD, SMP, SMA, hingga balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Melalui langkah ini, Moh. Iksan berharap keberadaan dapur MBG tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan gizi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan peran generasi muda Buol dalam membangun daerah.
“Ini bukan hanya tentang dapur, tetapi tentang masa depan generasi Buol. Kami ingin menjadi bagian dari perubahan positif, dimulai dari memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang baik,” pungkasnya.
Kehadiran dapur MBG yang digagas Yayasan Buolnesia Unggul Sejahtera diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat fondasi menuju Buol yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

