JURNALNUSANTARA.ID, Buol – Dinas Kesehatan Kabupaten Buol memberikan perhatian khusus terhadap kejadian keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa di beberapa sekolah di Kecamatan Bunobogu, Rabu (28/1/2026). Keracunan diduga berasal dari makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar A. Lahamade, membenarkan insiden tersebut dan menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan.
“Telah terjadi kejadian luar biasa keracunan. Penyebab pastinya akan kita ketahui setelah konfirmasi dari hasil laboratorium. Sampel makanan sudah kami ambil dan hari ini akan dikirim ke Palu,” ujar Gamar.
Berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan, sebanyak 141 siswa mengalami gejala keracunan, seperti mual, muntah, pusing, dan lemas.
Dari jumlah tersebut:
20 siswa dirujuk ke RSUD Mokoyurli Buol,
2 siswa dirujuk ke RS Pratama,
sementara siswa lainnya mendapat perawatan di puskesmas.
Untuk menangani kejadian ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Buol mengerahkan seluruh tenaga kesehatan dan armada ambulans yang tersedia.
“Kami mengarahkan semua nakes dan ambulans untuk melayani pasien. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan pemulihan para siswa,” tambah Gamar.
Tim Dinas Kesehatan bersama kepolisian telah melakukan pengambilan sampel makanan MBG yang diduga menjadi sumber keracunan. Sampel tersebut dibawa ke Palu untuk pemeriksaan laboratorium guna mengetahui jenis bakteri atau kontaminan yang terkandung dalam makanan tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menjadi dasar evaluasi pelaksanaan program MBG di Kabupaten Buol.
Pihak Dinas Kesehatan mengimbau orang tua siswa untuk tetap tenang dan segera melapor ke fasilitas kesehatan jika anak mengalami gejala lanjutan. Pemerintah daerah juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penyediaan dan distribusi makanan MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Syam Manto
