Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Wakil Bupati Buol Sampaikan Amanat Mendagri: Perkuat Kemandirian dan Wujudkan Asta Cita di Daerah

 


JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXX tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Buol, Senin pagi. Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat eselon II, III, IV, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Buol.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang menegaskan pentingnya peran daerah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara mandiri dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Buol membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, Mendagri menekankan bahwa otonomi daerah merupakan pilar penting dalam sistem pemerintahan Indonesia yang memberikan kewenangan luas kepada daerah untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat.
“Otonomi daerah adalah instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat demokrasi lokal, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” demikian disampaikan dalam amanat yang dibacakan Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Mendagri menguraikan sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi otonomi daerah. Di antaranya adalah pentingnya integrasi antara perencanaan pembangunan nasional dan daerah agar tercipta sinergi yang kuat dalam mencapai target pembangunan.
Selain itu, reformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital juga menjadi fokus utama. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah daerah juga didorong untuk terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi pendapatan asli daerah serta pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Mendagri juga mengingatkan pentingnya fokus pada pelayanan dasar kepada masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan antarwilayah menjadi prioritas yang harus terus didorong secara berkelanjutan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta untuk mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan dan pelaksanaan program pemberian makan bergizi gratis sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penekanan khusus juga diberikan pada efisiensi penggunaan anggaran. Setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus memberikan dampak nyata dan nilai tambah bagi masyarakat.
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX di Kabupaten Buol berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat kebangsaan.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buol untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kinerja pemerintahan, serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Momentum peringatan ini diharapkan menjadi refleksi sekaligus penguatan tekad bagi seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, demi terwujudnya Buol yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sumber : Diskominfo

Editor : Syam Manto

Lebih baru Lebih lama