Pemda Buol Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7,91 Persen di 2027, Fokus Turunkan Kemiskinan dan Stunting

 


JURNALNUSANTARA.ID, Buol — Pemerintah Kabupaten Buol menargetkan lompatan signifikan dalam pembangunan daerah pada tahun 2027. Hal ini ditegaskan dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, dengan arah pembangunan yang difokuskan pada pertumbuhan ekonomi sebesar 7,91 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 10,91 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 72,66, serta penurunan angka stunting secara signifikan.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.
Tujuh Agenda Strategis Menuju Buol Maju dan Sejahtera
Dalam penyusunan RKPD 2027, Pemerintah Kabupaten Buol merumuskan tujuh agenda strategis pembangunan yang menjadi fondasi transformasi daerah, yaitu:
Buol Unggul – Penguatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Buol Makmur – Pengembangan ekonomi inklusif berbasis potensi sumber daya alam dan transformasi digital.
Buol Sigap – Reformasi birokrasi dan percepatan transformasi digital pemerintahan.
Buol Nyaman – Penguatan stabilitas sosial, ekonomi, dan makroekonomi daerah.
Buol Harmoni – Pelestarian lingkungan hidup dan budaya secara berkelanjutan.
Buol Merata – Pemerataan pembangunan berbasis desa dan kewilayahan.
Buol Lancar – Penguatan infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung ekonomi.
Ketujuh agenda ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif, mengurangi kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Sinkronisasi dengan Arah Pembangunan Provinsi
Perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Busman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam penyusunan dokumen RKPD.
Ia menjelaskan bahwa tema RKPD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2027 adalah “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan melalui Mobilitas Investasi, Produktivitas, dan Kualitas SDM.” Tema tersebut dijalankan melalui sembilan Program Prioritas “BERANI” yang menjadi kerangka utama pembangunan provinsi.
Menurutnya, Kabupaten Buol diharapkan mampu mengintegrasikan arah kebijakan tersebut dalam dokumen perencanaan daerah, sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas SDM, serta memperluas dampak pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Wujudkan Pembangunan Responsif dan Berdampak Nyata
Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 juga menjadi wadah partisipasi berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap arah kebijakan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk menyusun dokumen perencanaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius, penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, serta percepatan penanganan stunting, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata.
RKPD Tahun 2027 diharapkan menjadi pijakan penting dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang akuntabel, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa Kabupaten Buol menuju daerah yang unggul, makmur, dan berdaya saing.

Sumber : Diskominfo 

Editor : Syam Manto 

Lebih baru Lebih lama