JURNALNUSANTARA.ID, Buol — Kabupaten Buol kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Buol berhasil menempati peringkat ke-13 nasional dari 415 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam kategori persentase realisasi belanja daerah.
Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa pengelolaan keuangan daerah Buol berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Tingginya persentase realisasi belanja menunjukkan bahwa program-program pembangunan dapat dijalankan sesuai perencanaan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati Apresiasi Kinerja Perangkat Daerah
Bupati Buol menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga tahapan pengawasan anggaran.
“Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik melalui pengelolaan keuangan yang transparan, efektif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah yang menjalankan tugas sesuai mekanisme dan target yang telah ditetapkan.
Dampak Positif bagi Perekonomian Daerah
Tingginya realisasi belanja daerah diproyeksikan memberi efek berganda (multiplier effect) pada berbagai sektor, antara lain:
Pertumbuhan ekonomi daerah, Peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur, Penguatan pelayanan publik
Bertambahnya kesempatan kerja, Meningkatnya kesejahteraan masyarakat
Dengan percepatan penyerapan anggaran, pembangunan fisik dan non-fisik di Kabupaten Buol dapat direalisasikan lebih cepat dan tepat sasaran.
Komitmen Berkelanjutan untuk Good Governance
Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan capaian ini. Prinsip good governance, transparansi, dan orientasi hasil menjadi pijakan dalam setiap kebijakan pengelolaan anggaran daerah.
Ke depan, Pemkab Buol akan memperkuat koordinasi antar-perangkat daerah, meningkatkan kualitas perencanaan, serta memastikan setiap program memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sumber : Diskominfo
Editor : Syam Manto
