JURNALNUSANTRA.ID, Buol, 29 November 2025 – Sebuah prestasi membanggakan kembali lahir dari Kabupaten Buol. Moh. Zikril, pemuda asal Desa Inalatan, Kecamatan Bunobogu, tampil mewakili UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam Grand Final Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu RI ke-V yang digelar pada 25–28 November 2025 di Mercure Hotel Ancol, Jakarta Utara.
Moh. Zikril yang merupakan adik dari Anggota DPRD Kabupaten Buol, Moh. Ikbal Ibrahim, sekaligus keponakan Kepala Desa Inalatan, Agus P. Bakara, berhasil mengharumkan nama daerahnya setelah membawa tim UIN Sunan Kalijaga hingga babak puncak kompetisi bergengsi tersebut.
Bawaslu RI Gelar Debat Nasional Bertema "Penegakan Hukum Pemilu"
Kompetisi debat antar perguruan tinggi se-Indonesia ini merupakan agenda rutin Bawaslu RI yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-V. Bertajuk “Penegakan Hukum Pemilu”, kompetisi ini diikuti oleh 24 universitas terbaik dari berbagai wilayah Indonesia.
Setelah melalui babak penyisihan, hanya dua universitas tersisa yang berhak tampil di grand final, yaitu:
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (dengan Moh. Zikril sebagai salah satu debater terbaiknya)
Pada babak puncak, kedua tim beradu argumen dalam mosi “Pemisahan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal dengan Jeda Waktu 2–2,5 Tahun.”
Pertarungan kedua tim berlangsung intens dan menarik. Dewan juri yang berjumlah sembilan orang akhirnya memutuskan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Juara 1 dengan skor tipis 5–4, sementara UIN Sunan Kalijaga harus puas berada di posisi Juara
“Skornya tipis 5-4. Ini adalah hasil objektif dari sembilan juri yang menilai secara profesional,” ujar Prof. Muhammad, salah satu Dewan Juri Kompetisi Debat V saat mengumumkan pemenang, Jumat (28/11/2025) malam.
Bawaslu: Ajang Melahirkan Kader Pemikir Pengawasan Pemilu
Anggota Bawaslu RI, Puadi, menegaskan bahwa kompetisi debat nasional ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi akademik, tetapi juga sarana edukasi dan rekrutmen calon pengawas pemilu.
“Debat ini adalah sarana sosialisasi bagi civitas akademik terkait isu-isu pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Informasi ini harus tersampaikan kepada mahasiswa, sehingga nantinya mempermudah Bawaslu mencari kader pengawas pemilu ke depan,” jelas Puadi.
Warga Desa Inalatan Gelar Nobar Dukung Moh. Zikril
Prestasi Moh. Zikril tak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga seluruh warga Desa Inalatan. Kepala Desa Inalatan, Agus P. Bakara, bersama masyarakat setempat menggelar nonton bareng (nobar) di Balai Desa Inalatan untuk menyaksikan perjuangan putra daerah mereka di panggung nasional.
Suasana nobar berlangsung penuh antusias dan haru. Warga bangga karena putra desa kecil di Kabupaten Buol dapat tampil hingga tingkat nasional dan mewakili salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Simbol Kebangkitan Generasi Muda Buol
Kepala Desa Inalatan menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Moh. Zikril.
“Ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Inalatan dan Kabupaten Buol. Semoga Zikril menjadi inspirasi bagi generasi muda kita untuk terus menggapai prestasi, keluar dari desa, dan tampil di panggung besar,” ujar Agus P. Bakara.
Tak hanya mengharumkan nama keluarga dan desa, prestasi Moh. Zikril juga menunjukkan bahwa putra-putri daerah Buol mampu bersaing secara intelektual di tingkat nasional.
Meskipun tidak meraih juara pertama, keberhasilan Moh. Zikril membawa UIN Sunan Kalijaga hingga grand final kompetisi debat nasional Bawaslu RI merupakan pencapaian luar biasa. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia dari Kabupaten Buol terus berkembang dan mampu tampil sejajar dengan daerah lain di Indonesia.
Editor: Syam Manto



