JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Pogogul Buol, Fajar Suryanto, turut menghadiri kegiatan NGIBAR (Ngisi Bareng) dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Buol di Ruang Rapat Wakil Bupati Buol, Rabu (20/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan instansi pelayanan publik dalam mendukung penyediaan data statistik ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai dasar pembangunan daerah.
Selain dihadiri Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., dan Kepala BPS Kabupaten Buol Edwin Jurnalis, S.Sos., kegiatan ini juga diikuti sejumlah perwakilan perusahaan dan lembaga, termasuk Bank Rakyat Indonesia melalui kehadiran Pinca BRI Pogogul Buol Fajar Suryanto.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 secara mandiri melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI), baik secara daring maupun luring.
Kepala BPS Kabupaten Buol Edwin Jurnalis menjelaskan bahwa kegiatan NGIBAR bertujuan memastikan proses pengumpulan data berjalan efektif, lengkap, dan akurat sehingga mampu memberikan gambaran nyata kondisi perekonomian daerah.
“Peserta diharapkan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menyiapkan dokumen pendukung seperti legalitas usaha, data ketenagakerjaan, laporan keuangan tahun 2025, serta dokumen lainnya yang dibutuhkan dalam pengisian kuesioner,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto menegaskan bahwa data statistik memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terus dibangun BPS bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Pada kesempatan tersebut, Pinca BRI Pogogul Buol Fajar Suryanto menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai penting dalam menghadirkan data ekonomi yang valid dan terpercaya.
Menurutnya, keberadaan data statistik yang akurat sangat dibutuhkan dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah maupun penguatan sektor usaha dan perbankan.
“Kami dari BRI tentu mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Data yang akurat sangat penting untuk melihat potensi ekonomi daerah, mendukung pengambilan kebijakan, serta memperkuat sektor usaha dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dunia usaha, dan sektor perbankan terus terjalin dengan baik demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buol yang lebih maju dan berkelanjutan.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan agenda nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik untuk memperoleh informasi menyeluruh mengenai struktur, karakteristik, dan potensi ekonomi Indonesia hingga tingkat daerah.
