JURNALNUSANTARA.ID, BUOL – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, ratusan warga Kabupaten Buol mengikuti kegiatan Pawai Obor yang dipusatkan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Senin malam (16/2). Kegiatan ini menjadi simbol syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Dr. H. Nurkhairi, S.Ag., M.Si., yang kemudian secara resmi melepas peserta pawai. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Biau Kahar Lamaka, S.Sos., Ketua Umum H.R.I. Al-Fatih Kabupaten Buol Ust. Zaenal Saboi, S.Pd.I., Hafidh, jajaran pengurus Al-Fatih, serta unsur masyarakat dan pemuda dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Dr. Nurkhairi menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam.
“Obor yang dinyalakan malam ini melambangkan tekad untuk menerangi hati dengan iman, mempererat persaudaraan, serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Pawai obor dimulai dari halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol sebagai titik start dan berakhir di kawasan Anjungan Leok sebagai titik finish. Sepanjang rute perjalanan, peserta berjalan dengan tertib sambil mengumandangkan shalawat dan seruan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, menciptakan suasana religius yang penuh khidmat dan kebersamaan.
Sementara itu, Ketua Umum H.R.I. Al-Fatih Kabupaten Buol, Ust. Zaenal Saboi, dalam orasinya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan kegembiraan umat Islam dalam menyambut bulan penuh rahmat dan ampunan. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian sosial.
“Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk memperkuat iman, membangun kepedulian, serta membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan disiplin,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan imbauan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan selama pelaksanaan pawai. Pemerintah daerah bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus terpelihara dan menjadi energi positif bagi masyarakat dalam menyambut serta menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Sumber : Diskominfo
Editor : Syam Manto
