JURNALNUSANTARA.ID, Mooyong, Buol — Koperasi Tani Plasma (Koptap) Amanah Desa Mooyong dan Desa Winangun kembali menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) dan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total nilai mencapai Rp4.163.513.687 hingga Oktober 2025.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2022, 2023, 2024 dan 2025 yang digelar pada Minggu (19/01/2026) di halaman Kantor Desa Mooyong. RAT dihadiri lebih dari seratus anggota koperasi, jajaran pengurus, dewan pengawas, serta pemerintah desa.
RAT dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mooyong, Sunarman, S.IP, yang menegaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi sekaligus wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kepada seluruh anggota.
“RAT ini adalah hak seluruh anggota untuk mengetahui dan mengawasi pengelolaan koperasi. Saya berharap koperasi terus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” ujar Sunarman dalam sambutannya.
Dana Rp4,16 Miliar Mengalir ke Anggota
Dalam pemaparan laporan pertanggungjawaban, Ketua Koptap Amanah Muh. Sainur menjelaskan bahwa dana miliaran rupiah tersebut disalurkan langsung kepada anggota kelompok di Desa Mooyong dan Desa Winangun.
Total dana Rp4.163.513.687 bersumber dari Dana CSR dan SHU anggota. Dana CSR diterima dari dua tahun anggaran, yakni:
Tahun 2022 sebesar Rp266.280.000
Tahun 2023 sebesar Rp253.600.000
Sehingga total Dana CSR yang diterima dan disalurkan Koptap Amanah mencapai Rp519.880.000.
Rincian SHU Desa Winangun dan Desa Mooyong
Sementara itu, penyaluran SHU dilakukan secara bertahap sesuai periode di masing-masing desa.
Untuk Desa Winangun, SHU anggota tercatat:
Periode Agustus–Desember 2024 sebesar Rp668.796.152
Periode Januari–Oktober 2025 sebesar Rp1.416.689.121
Dengan total SHU Desa Winangun mencapai Rp2.085.480.273.
Adapun Desa Mooyong, SHU anggota yang diterima:
Periode Mei–Desember 2024 sebesar Rp688.818.083
Periode Januari–Oktober 2025 sebesar Rp869.335.331
Sehingga total SHU anggota Desa Mooyong mencapai Rp1.558.153.414.
Pengurus koperasi juga menyampaikan bahwa SHU untuk periode November dan Desember 2025 telah masuk dalam perhitungan dan direncanakan akan disalurkan kepada anggota pada Februari 2026,
Komitmen Transparansi dan Keberlanjutan
Muh. Sainur menegaskan bahwa penyaluran dana tersebut menjadi bukti koperasi dikelola secara terbuka dan berpihak kepada kepentingan anggota sebagai pemilik koperasi.
“Dana ini kembali kepada anggota. Inilah tujuan utama koperasi, yaitu meningkatkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.
RAT juga menjadi momentum penguatan kelembagaan koperasi, sekaligus mempertegas kepercayaan anggota yang kembali memilih Muh. Sainur sebagai Ketua Koptap Amanah melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Dengan capaian penyaluran dana lebih dari Rp4,16 miliar, Koptap Amanah dinilai berhasil menunjukkan bahwa koperasi desa mampu menjadi pilar ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Editor : Syam Manto
