Suaib S. Manto, S.Sos Nahkodai ASPEKPIR Kab. Buol, Gerak Cepat Laksanakan Rapat Program Kerja

 

Jurnal Nusantara.id, Buol - Suaib S. Manto, S.Sos Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Kab. Buol Laksanakan Rapat Program Kerja Pengurus DPD II ASPEKPIR Kab. Buol

Bertempat di kediamannya Desa Negeri Lama Kec. Bokat hari Sabtu tanggal  01 Juni 2024 dimulai dari Pukul 09.00 hingga 14.00 Wita.

 

Dalam rapat kali ini pengurus DPD II ASPEKPIR Kab. Buol membahas tentang Program Kerja, Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang di usulkan oleh pengurus DPD II.

Suaib Manto menyampaikan dengan adanya rapat program kerja ini akan hadir ide cemerlang dan gagasan baru  dari pengurus dalam rangka mendongkrak ekonomi Kab. Buol melalui pengembangan perkebunan sawit yang di gagas oleh ASPEKPIR Kab. Buol.

"Mudah-mudahan melalui Rapat Program kerja ini ada gagasan baru sehingga betul betul kedepannya ASPEKPIR Buol bisa melaksanakan program kerja yang berpihak dan menguntungkan para Petani Sawit serta membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di kab. buol" ujar Suaib Manto

Dalam rapat ini banyak hal yang di bahas terkait dengan program ASPEKPIR dari skala Nasional hingga program kerja skala lokal yang menyesuaikan dengan kondisi terkini iklim usaha perkebunan sawit kab. Buol.

Salah satu Program yang di bahas dalam Rapat kali ini yaitu Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA) merupakan suatu program yang mengintegrasikan ternak dalam hal ini sapi potong dengan tanaman perkebunan yaitu kelapa sawit dengan konsep menempatkan dan mengusahakan sejumlah ternak tanpa mengurangi aktifitas dan produktifitas tanaman.

Suaib Manto menceritakan terkait kegiatan Workshop UKMK Berbasis Kelapa Sawit yang telah mereka ikuti beberapa bulan lalu bersama seratusan petani plasma kelapa sawit anggota Aspekpir Indonesia di Sulawesi Tengah yang berasal dari Kabupaten Donggala, Buol, Parigi Moutong, Sigi dan Tolitoli juga di bahas terkait budidaya sapi melalui Pola SISKA.

Kami berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan Inovasi dan keterampilan para petani sawit guna meningkatkan SDM  dengan mendorong untuk memproduksi pupuk organik dan pakan ternak melalui budidaya sapi pola Siska.

Dalam rapat kali ini turut di hadiri langsung oleh ketua DPD I ASPEKPIR Prov. Sulawesi Tengah Udin Paalamu bersama Jajarannya dan Dewan pengawas. Dalam sambutannya Udin Paalamu mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan support untuk pengurus DPD II, dan berharap pengurus ASPEKPIR Buol menjadi barometer dan program kerjanya menjadi Pilot Projek untuk pengurus ASPEKPIR di kabupaten Lain di Sulawesi tengah. Mengingat usaha perkebunan sawit kabupaten buol mulai banyak dilirik oleh sebagian besar masyarakat  dari berbagai kalangan sehingga kehadiran ASPEKPIR Kab. Buol dapat menjadi solusi untuk para petani sawit Kab. Buol.

"Saya melihat perkebunan sawit di buol sedang banyak dilirik dan di gandrungi masyarakat, semoga dengan adanya pengurus ASPEKPIR Kab. Buol dapat menjadi solusi untuk para petani sawit dan kedepan ASPEKPIR Buol menjadi Barometer dan Pilot Projek untuk kabupaten lain" Tuturnya dalam sambutan.

Sedikit mengulas tentangPerkebunan Inti Rakyat (PIR) sudah menjadi program Pemerintah sejak 1980. Program ini mampu mencetak petani-petani kelapa sawit yang handal dan tersebar dari Sabang sampai Merauke dan menjadi petani kelapa sawit yang berhasil, baik dalam mengelola kelapa sawit yang baik maupun dalam mengembangkanya. Melalui program PIR, kelapa sawit semakin masif berkembang dan jumlah petani PIR di Indonesia terus meningkat. Perkembangan PIR inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat atau ASPEKPIR.

Aspekpir awalnya berdiri di Provinsi Riau pada tanggal 29 Oktober 2000 dan disahkan Menteri Hukum dan HAM No. AHU-0076682.AH.01.07 tahun 2016.

Seiring dengan kebutuhan nasional, maka didirikanlah ASPEKPIR INDONESIA pada tanggal 1 Oktober 2018 dan disahkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU–0012050.AH.01.07 tanggal 02 Oktober 2018.

Aspekpir Indonesia berkedudukan di Jakarta dan beralamat di Kanpus Kementerian Pertanian Gedung C Lantai 5, Jl. Harsono No.3 Rangunan, Jakarta Selatan 12550. Aspekpir terus berkembang.

Penulis : Syam Manto

Lebih baru Lebih lama