Bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Maluku Utara ke-27, BRI melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membagikan sejumlah bantuan strategis berupa mesin kapal nelayan serta armada sarana kesehatan publik.
Penyerahan bantuan secara simbolis ini diserahkan langsung oleh Regional CEO (RCEO) BRI Regional Office (RO) 16 Manado, Elizabeth Primasari, dan diterima secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Sofifi, Maluku Utara.
Tiga Pilar Bantuan Strategis BRI di Maluku UtaraPenyaluran bantuan strategis ini mencakup tiga program utama yang dirancang untuk memperkuat produktivitas masyarakat maritim dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan darurat:
1. Penguatan Sarana Tangkap Melalui Program BRI Peduli TJSL (32 Unit Mesin Kapal)BRI menyalurkan bantuan hibah 32 unit mesin kapal nelayan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara. Bantuan ini ditujukan langsung untuk memodernisasi armada tangkap nelayan tradisional agar memiliki jangkauan operasional yang lebih optimal dan aman.
2. Kolaborasi Ekosistem KUR dan Pemberdayaan Nelayan (430 Unit Mesin Kapal)Gubernur Maluku Utara bersama BRI Regional 16 Manado menyepakati komitmen penyerahan simbolis 430 unit mesin kapal kepada nelayan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Melalui skema kerja sama ini, Pemprov Maluku Utara memfasilitasi bantuan mesin kapal, sementara pembiayaan pengadaan bodi/lambung kapal disokong melalui akses pembiayaan KUR BRI. Pola ini menjadi langkah nyata integrasi pembiayaan dan pemberdayaan sarana produksi bagi UMKM sektor bahari.
3. Perluasan Fasilitas Kesehatan Darurat di Wilayah Pelosok (1 Unit Ambulans & 1 Unit Mobil Jenazah)Sebagai bagian dari pilar sosial dan kesehatan program BRI Peduli, BRI menyerahkan 1 unit armada ambulans dan 1 unit mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Penyerahan unit operasional ini bertujuan untuk mempercepat penanganan medis darurat serta mempermudah mobilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Regional CEO BRI RO 16 Manado, Elizabeth Primasari, menyampaikan bahwa langkah sinergis ini merupakan bukti nyata keberadaan BRI yang tidak sekadar berfokus pada fungsi perbankan formal, melainkan hadir aktif mendampingi ekosistem masyarakat maritim serta memperkuat infrastruktur publik daerah.
"Sebagai BUMN yang menjalankan peran value creator sekaligus agent of development, BRI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Dukungan mesin kapal ini dirancang untuk menciptakan ekosistem UMKM sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan memadukan akses permodalan KUR dan bantuan alat produksi, para nelayan diharapkan tidak hanya meningkat kapasitas produksinya, tetapi juga naik kelas secara ekonomi," ujar Elizabeth Primasari, RCEO BRI RO 16 Manado.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengapresiasi gerak cepat kontribusi dan komitmen berkelanjutan dari Bank BRI dalam mendukung program-program strategis Pemprov Malut, khususnya di sektor kelautan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Skema kolaborasi antara Pemprov dan BRI ini menjadi model ideal percepatan pwrtumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Wilayah Maluku Utara.
Melalui penyerahan bantuan TJSL dan penguatan ekosistem KUR ini, BRI berharap seluruh lapisan masyarakat—mulai dari nelayan di pelosok pesisir hingga warga yang membutuhkan akses kesehatan darurat—dapat merasakan dampak positif kehadiran perbankan nasional secara nyata dan berkelanjutan.
Editor : Syam Manto
